Curahan Hati Ayah
Senin, 28 Desember 2015
Senin, 07 Desember 2015
Jumat, 10 April 2015
Mencoba Bertahan Demi Istri dan Buah Hati
Aku bersyukur punya istri yang mengerti keadaan suaminya, dia selalu suport ketika kuterjatuh. Istriku merasa bahagia mempunyai suami sepertiku. Walau pertengkaran kecil kerap terjadi, tapi itu adalah hal wajar dalam berumah tangga. Terima kasih ya Allah, Engkau masih mengijinkan kami tetap bersama mengarungi bahtera ini. Aku percaya, Engkau maha pengasih, penyayang, pemberi rizki dan maha segalanya.
Ya Allah, kuatkan hamba-Mu untuk bersabar, menerima apapun jalan hidup yang Kau gariskan. Teguhkan hatiku untuk selalu berada di jalan_MU. Jauhkan aku dari dosa menyekutukan-Mu, bimbinglah aku untuk selalu bersyukur dan bersabar, aku percaya Engkau akan memberi jalan pada hambanya yang tak berputus asa. Kuatkanlah imanku agar tak berprasangka buruk terhadap-Mu.
Tanpa bimbingan-Mu, mungkin aku akan terperosok jauh ke jurang kenistaan, tanpa petunjuk-Mu mungkin aku akan mengambil jalan pintas yang tak Kau ridhoi.
Ya Allah, kesabaranku tak akan pudar sampai kapanpun, meski Kau menetapkan jalan hidupku tak mengenakkan. Namun terkadang kesabaranku mengikis ketika menghadapi kenyataan kalau aku tak punya bekal untuk makan anak-anak, mungkin kalau untuk aku dan istriku masih bisa menahan lapar. Namun kedua buah hatiku tak mungkin bisa menahannya, mereka masih terlalu kecil untuk bisa menerima kenyataan. Haruskan anak 6 tahun dan bayi 8 bulan menahan lapar dan minum susu?
Berbagai usaha yang kutempuh belum juga menuai hasil, hingga aku terjerat hutang yang menumpuk. Saat kehabisan dan tak ada bekal untuk makan besok aku selalu kelimpungan mencari pinjaman. Ibaratnya, mana ada orang ngasih pinjaman lagi sedangkan yg sebelumnya saja belum dibayar. Ya Allah terkadang aku tak kuat mengadapi situasi seperti ini.
Aku mencoba untuk bertahan menghadapi ini, aku percaya Engkau maha melihat dan mendegar. Berilah hamba secercah rejeki walau hanya untuk bertahan agar istri dan anak-anak hamba tak kelaparan ya Allah, amiin.
Ya Allah, kuatkan hamba-Mu untuk bersabar, menerima apapun jalan hidup yang Kau gariskan. Teguhkan hatiku untuk selalu berada di jalan_MU. Jauhkan aku dari dosa menyekutukan-Mu, bimbinglah aku untuk selalu bersyukur dan bersabar, aku percaya Engkau akan memberi jalan pada hambanya yang tak berputus asa. Kuatkanlah imanku agar tak berprasangka buruk terhadap-Mu.
Tanpa bimbingan-Mu, mungkin aku akan terperosok jauh ke jurang kenistaan, tanpa petunjuk-Mu mungkin aku akan mengambil jalan pintas yang tak Kau ridhoi.
Ya Allah, kesabaranku tak akan pudar sampai kapanpun, meski Kau menetapkan jalan hidupku tak mengenakkan. Namun terkadang kesabaranku mengikis ketika menghadapi kenyataan kalau aku tak punya bekal untuk makan anak-anak, mungkin kalau untuk aku dan istriku masih bisa menahan lapar. Namun kedua buah hatiku tak mungkin bisa menahannya, mereka masih terlalu kecil untuk bisa menerima kenyataan. Haruskan anak 6 tahun dan bayi 8 bulan menahan lapar dan minum susu?
Berbagai usaha yang kutempuh belum juga menuai hasil, hingga aku terjerat hutang yang menumpuk. Saat kehabisan dan tak ada bekal untuk makan besok aku selalu kelimpungan mencari pinjaman. Ibaratnya, mana ada orang ngasih pinjaman lagi sedangkan yg sebelumnya saja belum dibayar. Ya Allah terkadang aku tak kuat mengadapi situasi seperti ini.
Aku mencoba untuk bertahan menghadapi ini, aku percaya Engkau maha melihat dan mendegar. Berilah hamba secercah rejeki walau hanya untuk bertahan agar istri dan anak-anak hamba tak kelaparan ya Allah, amiin.
Langganan:
Komentar (Atom)
